Mahasiswa Bermain Judi Roulette? Ini Dampak Yang Akan Diterimanya

Mahasiswa Bermain Judi Roulette? Ini Dampak Yang Akan Diterimanya

Judi, siapa yang tidak mengenal satu kata ini? Satu kata yang memiliki banyak arti dan memberikan dampak besar bagi orang-orang yang melibatkan diri di dalamnya. Kecanduan, terlibat utang, hingga rusaknya hubungan dengan keluarga, hanya tiga dari sekian banyak dampak main Roulette online , Poker, dan judi lainnya. Uang atau harta yang dikorbankan tidak sepadan dengan apa yang didapatkan. Namun, bagi orang-orang yang sudah teracuni oleh judi semua sudah tidak lagi dipedulikan.

Mahasiswa Terlibat Perjudian? Ini Dampaknya

Pada zaman ini, judi sudah berhasil merangkul banyak kalangan umur. Mulai dari anak-anak hingga dewasa, mereka sudah dicekoki iklan-iklan judi online melalui aplikasi-aplikasi dan situs-situs tertentu. Anak-anak muda yang masih dalam masa transisi menuju kedewasaan biasanya menjadi sasaran empuk. Banyak faktor yang terkadang mendukung mereka untuk mencoba hal-hal tabu seperti judi, mulai dari tuntutan pergaulan yang salah, rasa ingin tahu yang tinggi, dan masih banyak lagi.

Meski tahu dengan dampak main Roulette yang akan diterimanya, anak-anak muda lebih berani ambil resiko. Namun, apa jadinya jika yang bermain judi justru mahasiswa-mahasiswa, sosok yang dianggap seharusnya bisa berpikir lebih rasional karena sudah dididik lebih lama dibanding orang-orang kebanyakan? Kembali lagi bahwa mereka masihlah berada di umur yang sangat rentan tertarik dengan rayuan judi. Berikut ini beberapa dampak yang akan diterima apabila seorang mahasiswa bermain judi.

1. Kecanduan

Sudah pasti kecanduan menjadi dampak main Roulette, Slot Online, dan judi lainnya. Kemenangan semu sering membuat penjudi merasa ketagihan, sementara kekalahan biasanya menyisakan rasa penasaran. Penjudi juga merasakan kepuasan tertentu saat berjudi sehingga sulit bagi mereka berhenti apabila sudah terlibat di dalamnya.

2. Kuliah Berantakan

Berjudi membuat mahasiswa tidak fokus lagi pada aktivitas perkuliahannya. Kecanduan berjudi membuatnya lebih memikirkan tentang bagaimana menyusun strategi agar menang dan menelantarkan berbagai tugas kuliah yang sudah tidak menjadi prioritasnya lagi. Jika tidak segera berhenti, resiko masa depannya hancur bisa saja terjadi.

3. Hubungan dengan Orang-orang Terdekat Renggang

Penjudi sulit sekali untuk menerima nasihat agar berhenti berjudi dari orang-orang yang menyayanginya. Seorang mahasiswa yang belum memiliki penghasilan sendiri, tentu akan bergantung dengan biaya yang diberikan kedua orang tuanya. Apa jadinya bila ia habiskan untuk berjudi? Ia akan berpotensi menipu orang tua atau orang-orang terdekatnya agar bisa mendapatkan uang lebih demi bisa berjudi lagi, sehingga memicu hubungan mereka semakin renggang. Oleh karena itu, perlu adanya perhatian lebih dari orang tua dalam mengawasi anak-anaknya agar jangan sampai terlibat judi.

4. Terlibat Utang

Kekalahan yang bertubi-tubi seringkali membuat akal menjadi tidak sehat lagi. Mulai dari berhutang hingga menipu sering dilakukan demi bisa berjudi lagi dan mengembalikan keadaan. Maksud hati ingin membalikkan modal awal, justru hutang yang berlipat-lipat semakin menumpuk. Hal ini sangat mungkin terjadi sebagai dampak main Roulette online. Tidak hanya menghancurkan masa depannya, judi sangat berbahaya hingga dapat mengubah pola pikir seseorang menjadi tidak sehat lagi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*